Monday, May 8, 2017

Mengendalikan Proses Penuaan Dini

Penuaan dini atau penuaan yang datang sebelum waktunya lebih banyak diakibatkan oleh tubuh yang rapuh, digerogoti berbagai penyakit. Ketidak seimbangan asupan gizi merupakan salah satu faktor pemicunya. bahkan dari hasil penelitian ternyata dua per tiga dari jenis penyakit berhubungan erat dengan gizi seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, kangker, dan penyakit degeneratif lainnya. Para ahli beranggapan 30-50% faktor gizi berperan penting dalam mencapai dan mempertahankan keadaan sehat yang optimal.

Berbagai kecanggihan teknologi dan produk yang dapat menyulap manusia tetap muda dalam tempo sesingkat-singkatnya makin banyak ditawarkan dan makin banyak di minati. Namun, bagaimanapun masyarakat perlu berhati-hati dalam menyikapi berbagai tawaran dalam mewujudkan kecantikan secara instan. Sikap bijak diperlukan sehingga tidak mudah memutuskan untuk mencoba yang belum tentu keberhasilannya.

Kini banyak cara yang ditawarkan dalam rangka memperlambat proses penuaan, baik berupa produk ataupun terapi. Beberapa di antaranya yaitu sebagai berikut.

1. Kosmetik
Berbagai jenis kosmetik ditawarkan di pasaran, terdiri dari krim, lotion, bedak, dan lain sebagainya. Kosmetik dipercaya dapat meremajakan dan menjaga kulit dari efek-efek negatif seperti sengatan matahari dan polusi udara. Namun, penggunaannya harus cermat, tidak berlebihan, serta disesuaikan dengan jenis dan kondisi kulit. Bila perlu, berkonsultasilah dengan dokter kulit dan ahli kecantikan untuk menentukan kosmetik, yang aman dan sesuai.

Bagaimanapun kosmetik tidak dapat menolak terjadinya keriput pada kulit. Kosmetik hanya, dapat menangkal pada batas-batas tertentu yang disebabkan oleh faktor ekstrinsik (sinar matahari, merokok ,banyak mum alkohol. stres, dan pemakaian obat-obat luar tanpa resep dokter). Selain itu, pengaruh kosmetik juga hanyalah sebatas menutupi perubahan-perubahan bagian luar tubuh yang terjadi akibat proses penuaan. Oleh karna itu, kombinasi antara penggunaan kosmetik yang tepat dengan penerapan gaya hidup yang sehat akan menjamin keberhasilan Pengendalian proses penuaan.

2. Pembedahan
Pembedahan dapat dipilih sebagai cara yang cepat dan mudah untuk mengatasi berbagai masalah kecantikan, seperti keriput di wajah, transplantasi rambut. implant payudara, menghilangkan lemak, mengoreksi bentuk wajah, dan lain sebagainya. Namun, perlu berhati dalam dalam melakukannya karena mungkin ada efek samping yang ditimbulkan. Jika tidak dilakukan dengan benar dan oleh orang yang ahli, bukannya mempercantik malah memperburuk masalah kecantikan yang dihadapi. Perlu juga diperhatikan pirinsip-prinsip pembedahan.

a. Pembedahan tidak dapat menolak berbagai penyakit yang menyerang tubuh dan tidak mampu meningkatkan kesehatan fisik seseorang. Apabila penyakit mulai bersarang dalam tubuh maka proses penuaan pun otomatis akan semakin cepat.

b. Pembedahan tidak mampu mengatasi penurunan kemampuan organ tubuh. seperti penurunan fungsi otak dan fungsi organ lainnya.

c. Pembedahan juga tidak mampu meningkatkan harapan hidup seseorang.

Jadi walaupun pembedahan memberikan penampilan luar yang menarik dan mampu memberikan dorongan kepuasan diri, tetapi tidak akan berarli apa-apa bila kondisi tubuh tidak sehat. Oleh karena itu, jangan sampai keinginan yang kuat untuk tampil tetap muda, membuat kita mengabaikan cara-cara hidup sehat yang dinjurkan bagi kesehatan.

3. Pola makan yang baik
Pola makan yang baik sangat menentukan derajat kesehatan dan kecantikan seseorang. Agar senantiasa sehat, cantik dan awet muda, kecukupan berbagai zat gizi yang panting bagi tubuh harus selalu diperhatikan di antaranya sebagai berikut.

• Konsumsi makanan yang kaya antioksidan, di antaranya vitamin A, C, E; mineral selenium, zinc, sulfur, serta fitonutrien (karoten, lycopen, dan lain-lain), yang berperan dalam menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini.
• Konsumsi makanan sumber protein tinggi. Protein diperlukan untuk proses perbaikan den regenerasi jaringan tubuh, seperti kulit, rambut, kuku, dan lain sebagainya.
• Penuhi kebutuhan cairan. Air sangat diperlukan untuk berbagai proses metabolisme tubuh den menjaga kesegaran serta kelembapan jaringan.
• Konsumsi makanan sumber vitamin C dan mineral silika yang berperan dalam sintesis kolagen sebagai jaringan konektif yang membuat struktur jaringan menjadi kompak kenyal dan elastis.